Peninjauan Tim ESDM Aceh ke Gunung Seulawah Agam.

Kategori : Berita Distamben Aceh Senin, 31 Juli 2017

 

Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Ir Akmal Husen MM beserta Tim Meninjau ke lokasi kawah Gunung Berapi Seulawah Agam, Sabtu (29 Juli 2017). Kunjungan itu untuk mendapat data terkini mengenai suhu panas dalam perut bumi gunung tersebut yang akan dijadikan pembangkit listrik.

Adapun kondisi terbaru panas di kawah gunung berapi itu, menurut Kadis ESDM Aceh sesuai hasil pengukuran tiga ahli geologi terhadap tujuh hingga sembilan lubang di kawah gunung Berapi Seulawah Agam. Beliau menyebutkan Gunung Berapi Seulawah Agam memiliki dua lubang kawah. Pertama, bernama hestz di lereng gunung sebelah utara kawasan Gunung Seulawah di wilayah Kecamatan Lamteuba, Aceh Besar. Kedua, bernama Simpago di lereng sebelah selatan Gunung Seulawah di Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar.

Dari dua lubang kawah yang masih aktif itu mengeluarkan asap panas berwarna putih dan bau busuk, lubang kawah yang besar berada di kawah hestz. Luasnya sekitar 50x100 meter. Sedangkan kawah simpago tidak begitu luas sekitar 30- 50 meter. Peninjauan ini menjadi Tanda dimulainya Tahap awal perencanaan survei dan eksplorasi untuk menyusun pembangunan PLTP unit I berkapasitas sekitar 55 MW dengan komitmen investasi untuk tahap eksplorasi sekitar US$ 40 juta sesuai dengan dokumen penawaran Pertamina dalam lelang WK Seulawah.

Sumber panas bumi dalam perut bumi Gunung Berapi Seulawah Agam yang bisa menggerakkan dinamo listrik dan menghasilkan ratusan megawa watt arus listrik, diketahui tim geologi dari Jerman yang berkunjung ke Aceh pada masa rehab rekon Aceh pasca tsunami.

Kemudian, Tim Geologi dari Jerman menyarankan kepada pemerintah negaranya untuk membantu memulihkan kondisi ekonomi Aceh yang sudah terpuruk akibat gempa dan tsunami, sehingga pada 2009 Pemerintah Jerman melalui Kfw menghibahkan dana untuk eksplorasi proyek listrik tenaga panas bumi (Geothermal) Seulawah Agam 7,720 juta Euro atau sekitar Rp 108 miliar lebih ke Pemerintah RI. Menurut penuturan Kadis ESDM, ir. Akmal Husen. MM, disela pengambilan data.

Editor By : Angger

Source : http://aceh.tribunnews.com/2017/07/31/gunung-berapi-seulawah-normal  

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32